Senin, 11 Desember 2017

Sejarah Para Nabi







Nabi Ibrahim dan Api
(Surah al-Anbiya’ [21]: 59-72 / Surah Ibrahim [14])

Ibrahim (Abraham) bin Terah (Azar) bin Nahor bin Serug bin Rehu bin Peleg bin Eber bin Selah bin Arpakhsad bin Sam bin Nuh. Nabi Ibrahim dibesarkan di Babilonia- Irak dan diperkirakan hidup pada tahun 2000-1800 SM di kota al-Khalil- Hebron, Palestina hingga usia 200 tahun. Nabi Ibrahim adalah khalil, kesayangan Allah (al-Nisa’ [4]: 125), bapak / tokoh para Nabi, dan Pengumandang Tauhid (al-Hajj [22]: 78), disebut dalam al-Qur’an sebanyak 69 kali.

Sejak usia remaja, Nabi Ibrahim telah mengenal Tauhid dengan memperhatikan alam semesta (al-An’am [6]: 75). Ia juga menghancurkan patung-patung sesembahan kaumnya. Nabi Ibrahim, atas keputusan Raja Namrud bin Kan’an. (2300 SM), penguasa Kaldan- Irak, dilemparkan ke dalam api, hal tersebut karena sengatan panas api terasa dalam jarak yang cukup jauh, namun api dijadikan dingin bagi Nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim juga mengalahkan Raja dalam perdebatan tentang Tuhan (al-Baqarah [2]: 258). Dalam sebuah riwayat, Namrud mati karena seekor nyamuk yang masuk ke dalam hidungnya dan kerajaannya hancur oleh bangsa Ailam dan Amorite.

Jika Nabi Nuh diselamatkan dari Air, maka Nabi Ibrahim diselamatkan dari Api. Anak Nabi Nuh mendurhakai ayahnya, sedangkan anak Nabi Ibrahim menaati ayahnya (Isma’il- qurban). Nabi Nuh adalah bapak umat manusia setelah Adam, sedangkan Nabi Ibrahim adalah bapak para Nabi. Nabi Ibrahim diriwayatkan tidak pernah berbohong kecuali pada tiga hal; mengaku sakit ketika perayaan rakyat dilaksanakan (al-Saffat [37]: 89), menuduh berhala besar yang melakukan kerusakan, dan mengakui istrinya sebagai saudara di Mesir.
Ibrahim adalah Nabi pertama yang melakukan hijrah, dari Babilonia- Irak menuju Harran- Syam, lalu ke Kan’an- Palestina, Baitul Maqdis bersama istrinya Sarah dan saudara sepupunya, Nabi Lut. Ketika Palestina mengalami masa susah-kekeringan, Nabi Ibrahim menuju Mesir namun kembali lagi ke Palestina menghindari gangguan Raja Mesir, Hyksos terhadap Sarah (al-Anbiya’ [21]: 71).

Sampai usia tua, Nabi Ibrahim belum memiliki keturunan dengan Sarah, hingga Sarah menyarankan Ibrahim menikahi Hajar, putri permaisuri Mesir, hadiah dari Raja Mesir sebagai tanda permohonan maaf Raja. Setelah mendapat perintah bersunat, dari Hajar, lahirlah Nabi Isma’il yang kemudian diperintahkan untuk disembelih (al-Saffat [37]: 102). Untuk menghindari bertambahnya kecemburuan hati Sarah, Ibrahim diperintahkan membawa Hajar dan Ismail untuk ditinggalkan di tanah Mekah dan dari Ismail lahirlah bangsa Arab dan kemudian lahirlah Nabi Muhammad saw. Bersama Isma’il, Nabi Ibrahim membangun Ka’bah (al-Baqarah [2]: 127). Juga disebutkan bahwa Nabi Adam yang pertama membangun Ka’bah (Ali Imran [3]: 96). Sedangkan Bait Maqdis, dibangun oleh cucu Nabi Ibrahim, yakni Nabi Ya’qub.

Setelah kelahiran Nabi Isma’il, Nabi Ibrahim dikarunia putra bernama Ishaq dari Sarah yang berusia 90 tahun (Hud [11]: 71). Kemudian Nabi Ishaq memiliki putra bernama Ya’qub (Isra’il), lalu Nabi Ya’qub memiliki 12 putra (asbat), di antaranya adalah Nabi Yusuf. Dari keturunan Nabi Ya’qub, lahirlah Nabi Harun dan Musa. Masih dari keturunan Nabi Ya’qub, lahirlah Nabi Dawud dan Sulaiman, hingga Nabi Isa. Juga lahirlah Nabi Yunus dari keturunan Nabi Ya’qub (al-An’am [6]: 84). Maka, Para Nabi yang diutus setelah Nabi Ibrahim adalah keturunan Nabi Ibrahim. Di kota Khalil- Hebron, terdapat makam Nabi Ibrahim, Sarah, Ishaq, Rifqa, Ya’qub, dan Nabi Yusuf.


No
Nama Utusan
Per-kiraan Tahun
Tempat Dakwah
Disebut Dalam Qur’an

Tempat Wafat






1
Adam
5800-4950 SM
Arab
25
Arab
2
Idris
4500-4200 SM
Irak
2
Langit
3
Nuh*
4000-3050 SM
Irak Selatan
43
Turki/ Arab
4
Hud
2450-2350 SM
Ahqaf-Yaman
7
Yaman
5
Salih
2150-2100 SM.
Hijr-Arab
9
Arab
6
Ibrahim*
2000-1850 SM
Irak
69
Hebran-Palestina
7
Lut
1950-1850
Sodom-Syam
27
Suriah
8
Ismail bin Ibrahim
1900-1750 SM
Mekah
12
Mekah
9
Ishaq bin Ibrahim
1900-1700 SM
Kan’an-Palestina
17
Hebran
10
Ya’qub bin Ishaq
1850-1650 SM
Syam
16
Hebran
11
Yusuf bin Ya’qub
1750-1600
Syam-Mesir
27
Nablus-Mesir

12
Syu’aib
1600-1500 SM
Madyan
11
Madyan-Arab
13
Ayyub
1550-1400 SM
Hauran
4
Hauran-Syam
14
Zulkifli bin Ayyub
1500-1350 SM
Damaskus
2
Syam
15
Musa bin Imran*
1500- 1400 SM
Mesir
136
Tih-Nebo-Yordania
16
Harun bin Imran
1500-1400 SM
Mesir
19
Tih
*
Khidr




17
Dawud
1000-950 SM
Palestina
16
Palestina
18
Sulaiman bin Dawud
950-900 SM
Palestina
17
Palestina
19
Ilyas
900-850 SM
Syam
3
Langit
20
Ilyasa’ bin Akhtub
850-800 SM
Damaskus
2
Palestina
21
Yunus
800-750 SM
Irak
6
Irak
*
Uzair
500-400 SM
Palestina
1
Palestina
22
Zakaria
100 SM-30 M
Palestina
8
Syam
23
Yahya bin Zakaria
1-30 M
Palestina
4
Syam
24
Isa*
1-30 M
Palestina
25
Langit
25
Muhammad
571-632 M
Mekah
25 jelas
Madinah
 

0 komentar:

Posting Komentar